Miskonsepsi Kata “Setidaknya”, “Paling Banyak”, dan “Tepat” dalam Soal Penalaran Matematika UTBK
Pelajari cara menerjemahkan kata pembatas dalam soal cerita UTBK menjadi simbol pertidaksamaan dan kondisi hitung yang tepat.
Oleh HOSAYA Online Academy
Soal cerita Penalaran Matematika UTBK sering terasa sulit bukan karena rumusnya rumit, melainkan karena satu kata dapat mengubah model matematika secara keseluruhan. Kata “setidaknya”, “paling banyak”, dan “tepat” memiliki batas makna yang berbeda. Jika diterjemahkan secara keliru, perhitungan berikutnya bisa benar, tetapi jawabannya tetap salah.
Pengertian / konsep
Setidaknya
“Setidaknya” berarti minimal atau paling sedikit. Nilainya boleh sama dengan batas yang disebutkan atau lebih besar.
Jika menyatakan suatu jumlah dan batasnya adalah , maka:
Contoh: “setidaknya 5 peserta” berarti jumlah peserta dapat berupa 5, 6, 7, dan seterusnya. Pernyataan ini tidak membatasi jumlah maksimum.
Paling banyak
“Paling banyak” berarti maksimal. Nilainya boleh sama dengan batas yang disebutkan atau lebih kecil.
Contoh: “paling banyak 10 soal” berarti jumlah soal dapat berupa 0 hingga 10, selama konteks soal memungkinkan. Jumlah 11 tidak memenuhi syarat.
Tepat
“Tepat” berarti nilainya harus persis sama dengan angka yang disebutkan.
Contoh: “tepat 8 siswa” hanya menerima jumlah 8. Jumlah 7 atau 9 tidak memenuhi kondisi.
Perbandingan makna
- Setidaknya 5:
- Paling banyak 5:
- Tepat 5:
- Lebih dari 5:
- Kurang dari 5:
Perbedaan antara dan juga penting. “Setidaknya 5” masih mengizinkan nilai 5, sedangkan “lebih dari 5” tidak mengizinkan nilai 5.
Rumus atau kerangka langkah
Gunakan tiga langkah berikut sebelum melakukan perhitungan:
- Tentukan apa yang diwakili oleh variabel, misalnya adalah jumlah buku, peserta, atau hari.
- Tandai kata pembatas dan tentukan apakah kata itu menunjukkan minimum, maksimum, atau nilai persis.
- Uji batasnya dengan memasukkan angka pembatas. Jika tertulis “setidaknya 5”, tanyakan apakah nilai 5 masih diperbolehkan. Jika jawabannya ya, simbolnya harus memuat tanda sama dengan.
Kerangka simbol yang paling sering digunakan adalah:
Untuk soal yang memuat dua pembatas, gabungkan keduanya. Misalnya, “setidaknya 5 dan paling banyak 9” dapat ditulis sebagai:
Strategi pengecekan cepat adalah membaca ulang model matematika dalam bahasa biasa. Jika modelnya , bacalah sebagai “jumlah paling sedikit 5”. Jika hasil bacaan itu tidak sama dengan kalimat soal, model perlu diperbaiki.
Contoh
Contoh 1: Setidaknya dan tepat
Sebuah kelompok belajar membutuhkan setidaknya 4 anggota untuk menjalankan diskusi. Dari 10 siswa, berapa banyak kemungkinan jumlah anggota kelompok tersebut?
Misalkan adalah jumlah anggota kelompok. Frasa “setidaknya 4” diterjemahkan menjadi:
Karena tersedia 10 siswa, batas lainnya adalah . Jadi:
Nilai yang mungkin adalah 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10. Ada 7 kemungkinan jumlah anggota.
Jebakan yang umum terjadi adalah langsung memakai . Padahal, hanya mewakili kondisi “tepat 4”, bukan seluruh kondisi “setidaknya 4”.
Contoh 2: Paling banyak
Sebuah layanan mencatat paling banyak 3 kesalahan input per hari. Dalam 5 hari, berapa jumlah maksimum kesalahan input yang mungkin tercatat?
Misalkan adalah jumlah kesalahan per hari. Karena “paling banyak 3” berarti maksimum 3, maka:
Untuk memperoleh jumlah maksimum selama 5 hari, setiap hari harus berada pada batas maksimum:
Jadi, jumlah maksimum kesalahan input selama 5 hari adalah 15.
Perhatikan bahwa “paling banyak 3 per hari” bukan berarti jumlahnya selalu tepat 3. Namun, ketika soal menanyakan nilai maksimum total, setiap hari dapat dianggap mencapai batas 3.
Latihan singkat
Soal 1
Sebuah panitia harus menyiapkan setidaknya 6 kursi untuk peserta dan paling banyak 10 kursi karena keterbatasan ruangan. Tuliskan pertidaksamaan yang menyatakan jumlah kursi dan tentukan banyak nilai bilangan bulat yang mungkin.
Pembahasan:
“Setidaknya 6” memberikan batas bawah , sedangkan “paling banyak 10” memberikan batas atas . Gabungannya adalah:
Nilai bilangan bulat yang mungkin adalah 6, 7, 8, 9, dan 10. Jadi, ada 5 kemungkinan.
Soal 2
Rani membaca tepat 12 halaman setiap hari selama 4 hari. Bima membaca setidaknya 12 halaman setiap hari selama 4 hari. Siapa yang pasti membaca lebih banyak halaman?
Pembahasan:
Rani membaca:
Bima membaca setidaknya 12 halaman per hari, sehingga totalnya memenuhi:
Artinya, Bima pasti membaca minimal 48 halaman. Jika Bima membaca tepat 12 halaman setiap hari, jumlahnya sama dengan Rani. Jika pada salah satu hari Bima membaca lebih dari 12 halaman, jumlah Bima lebih banyak.
Jadi, tidak tepat jika langsung menyimpulkan Bima pasti membaca lebih banyak. Kesimpulan yang benar adalah Bima membaca setidaknya sama banyak dengan Rani.
Tips ringkas
- Lingkari kata pembatas sebelum menghitung.
- Terjemahkan “setidaknya” sebagai batas bawah: .
- Terjemahkan “paling banyak” sebagai batas atas: .
- Terjemahkan “tepat” sebagai kesamaan: .
- Bedakan “setidaknya 5” dari “lebih dari 5” karena nilai 5 hanya boleh pada pernyataan pertama.
- Uji model dengan angka batas. Tanyakan apakah angka tersebut masih memenuhi kondisi soal.
- Baca kembali simbol dalam kalimat biasa untuk memastikan maknanya tidak berubah.
- Bedakan kondisi “boleh mencapai batas” dari kondisi “harus persis mencapai batas”.
- Jika ada dua batas, tuliskan keduanya sebelum mencari nilai atau jumlah kemungkinan.
- UTBK
- Penalaran Matematika
- Soal Cerita
- Pertidaksamaan
- Miskonsepsi
